Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • MEDAN
  • Seminar Prodi Antropologi Sosial USU Bahas Ketidakadilan Gender Dalam Film Dan Novel

Seminar Prodi Antropologi Sosial USU Bahas Ketidakadilan Gender Dalam Film Dan Novel

Loading

Multi Proaktif. Com – Medan – Program Studi Antropologi Sosial Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Sumatera Utara (USU) menggelar seminar sehari bertema “Examining Gender Inequality in a Film and Novel”, Kamis (12/12/2024). Bertempat di Ruang Teater FISIP USU, seminar ini menghadirkan mahasiswa, dosen, dan pakar sebagai pembicara utama.

Ketua Program Studi Antropologi Sosial, dalam sambutan pembukaannya, menekankan pentingnya membahas isu gender, khususnya dalam karya seni seperti film dan novel. “Produksi seni, sebagai produk kebudayaan, kerap merefleksikan bagaimana masyarakat memandang gender,” ujarnya.

Acara ini menghadirkan Prof. Nurman Achmad, guru besar baru Prodi Antropologi Sosial, yang membahas variasi ketidakadilan gender di berbagai belahan dunia. “Kesetaraan gender hingga kini masih sulit dicapai karena beragamnya bentuk ketidakadilan yang terjadi,” ungkapnya.

BERITA LAINNYA:  Keluarga Besar Mitra Madya Rayakan Natal Penuh Sukacita

Seminar ini mengulas film dan novel yang dianggap mengkritisi norma gender di masyarakat. Salah satu pembahasan menarik datang dari Ceslaus I Manalu, yang menganalisis film “Ngeri-Ngeri Sedap”. Menurutnya, film ini menonjolkan norma ketidaksetaraan gender melalui penggambaran peran perempuan dalam budaya Batak.

Sebanyak 15 penyaji turut menyampaikan analisis mereka, dengan penilaian dilakukan oleh tim yang dipimpin oleh Lode Wijk Pandapaton Girsang, S.Sos., M.A. Seminar ini juga memberikan penghargaan kepada penyaji terbaik sebagai bentuk apresiasi.

Pendamping pelaksana seminar, Dr. Fotarisman Zaluchu, berharap kegiatan ini mampu memperluas wawasan peserta. “Kami akan terus menggelar seminar kreatif seperti ini agar mahasiswa terbiasa mendalami isu-isu penting,” katanya.

BERITA LAINNYA:  Diguyur hujan, Pasar Murah FJP Laris Manis Diserbu Warga

Seminar ini sepenuhnya dikelola oleh mahasiswa, dengan Nadya Fortuna (angkatan 2022) sebagai ketua panitia. Kegiatan ini menjadi langkah awal dalam menciptakan diskusi akademis yang relevan dan inspiratif bagi mahasiswa Prodi Antropologi Sosial USU. (Irwansyah)

Post navigation

Previous Perayaan Natal 2024, Pj Ketua DWP Sumut Ajak Terus Mempererat Persaudaraan Antarsesama
Next Perayaan Natal Oikumene Dan LPSG 2024 Di Tanjungmorawa Berlangsung Meriah

Berita Terbaru

Apresiasi Kinerja Polresta Medan Robi Barus : Kita Dorong Agar Peredaran Narkoba Terus Diberantas

Apresiasi Kinerja Polresta Medan Robi Barus : Kita Dorong Agar Peredaran Narkoba Terus Diberantas

Mei 5, 2026
Robi Barus Dorong Pemerintah Maksimalkan Digitalisasi Agar Bansos Tepat Sasaran

Robi Barus Dorong Pemerintah Maksimalkan Digitalisasi Agar Bansos Tepat Sasaran

April 9, 2026
Era Disrupsi Teknologi Sutarto Minta Mahasiswa Berkontribusi Pembangunan Daerah

Era Disrupsi Teknologi Sutarto Minta Mahasiswa Berkontribusi Pembangunan Daerah

April 9, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.