
Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Upaya pencarian terhadap seorang nelayan bernama Teja Harun (35), warga Dusun II, Desa Bagan Serdang, Kecamatan Pantailabu, Kabupaten Deliserdang, yang diduga menjadi korban pembunuhan, kembali dilakukan tim gabungan pada Jumat (29/8/2025).
Pencarian dipusatkan di perairan Muara Bagan, Pantai Labu, dengan melibatkan unsur kepolisian, TNI, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.
Turut hadir dalam pencarian, Kapolsek Pantai Labu, Iptu Sudjarwo SPsi, MH, Posal Pantai Labu, Serda Arif, personel Polairud DS, Aipda Sutikno, Kanit Reskrim Polsek Pantai Labu, Ipda Sumantri Butarbutar, Babinsa Bagan Serdang, Sertu Anwar Husen, Kepala Desa Bagan Serdang, Imran, Kepala Dusun II, Defri serta sejumlah warga.
*Kronologi Kejadian*
Berdasarkan keterangan saksi, pada Kamis (28/8/2025) sore, korban pergi melaut bersama pelaku Juni alias Sulung (37), yang juga berprofesi sebagai nelayan.
Saat berada di laut, keduanya sempat terlibat pertengkaran terkait hasil tangkapan ikan sebelumnya yang belum dibagi rata.
Cekcok tersebut memicu perkelahian di atas sampan. Pelaku diduga memukul korban hingga korban jatuh ke laut.
Ketika korban berusaha naik kembali ke sampan, pelaku terus memukulnya menggunakan engkol mesin sampan hingga korban tenggelam dan hilang dari pandangan.
Tak lama kemudian, saksi bernama Mail dan Syukur yang tengah melintas dengan sampan melihat pelaku sendirian. Pelaku meminjam engkol untuk menghidupkan mesin perahunya agar bisa kembali ke darat. Syukur yang merasa curiga kemudian ikut ke darat dan menanyakan keberadaan korban.
Saat sampai di darat, pelaku sempat bersembunyi di rumah saksi Nirwan Tarigan, namun akhirnya diamankan warga sebelum dibawa polisi ke Polsek Pantai Labu.
*Pencarian Hari Kedua*
Pada Jumat (29/8/2025), pencarian hari kedua dimulai sekitar pukul 10:30 Wib. Namun, karena air laut surut, tim gabungan belum bisa menyusuri laut sehingga pencarian dilanjutkan kembali pukul 14:30 Wib saat air pasang.
Tim gabungan yang dipimpin Kapolsek Pantai Labu menggunakan perahu nelayan milik warga menyisir perairan sekitar titik koordinat 3.7134910, 98.8637350. Pencarian dilakukan dari wilayah Pantai Barat menuju Pantai Timur, Kecamatan Pantai Labu.
Meski telah dilakukan hingga sore hari, pencarian belum membuahkan hasil. Sekitar pukul 15:30 Wib, tim memutuskan menghentikan operasi dan akan melanjutkan pencarian hari ketiga pada Sabtu (30/8/2025).
*Catatan Pihak Kepolisian*
Hingga saat ini, korban belum ditemukan. Aparat kepolisian berkoordinasi dengan para nelayan agar segera melaporkan jika menemukan jenazah di laut.
Sementara itu, pihak keluarga korban meminta agar pelaku tetap diamankan di Mapolsek Pantai Labu guna mencegah hal-hal yang tidak diinginkan. (Tom)