![]()
Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Tingginya curah hujan di wilayah Kabupaten Deliserdang sekitarnya, sejak tiga hari terakhir, hingga Kamis (27/11/2025), sejumlah tanah perbukitan mengalami longsor hingga menutup akses jalan di Kecamatan Biru-biru dan Kecamatan Namorambe.
Informasi dihimpun dilapangan, tanah longsor yang terjadi di Kecamatan Biru-biru diantaranya di Dusun IV Namo Punti, Desa Sarilaba Jahe. Longsor sekira 10 meter itu mengakibatkan jalan menuju Desa Penungkiran Kecamatan Sinembah Tanjung Muda (STM) Hilir Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, tertutup.
Longsor tanah sekira 10 meter di jalan Desa Penen Kecamatan Biru-biru. Longsor itu mengakibatkan material tanah menutup jalan sehingga jalan menuju Desa Mardinding Jahe, tertutup. Selain itu, tiang listrik tumbang, sehingga tiang itu menutup jalan Desa Penen.
Longsor dengan ketinggian tanah sekira 4 meter menutup badan jalan, mengakibatkan kenderaan roda dua maupun roda empat tidak bisa melintas, sehingga akses transportasi semua jenis lumpuh.
Pemerintah setempat sudah meminta bantuan dari Pemkab Deliserdang berupa alat berat, agar akses jalan bisa dilalui. Sementara karena hujan masih turun, warga sekitar yang hendak bergotongroyong pun, masih terganggu.
Selanjutnya di Kecamatan Namorambe, longsor terjadi di Desa Namopinang, yang mengakibatkan jalan umum Namorambe menuju Desa Sembahe Kecamatan Sibolangit, tidak dapat dilalui baik roda dua maupun roda empat atau lebih. (Tom)
