Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • DELI SERDANG
  • Penanganan Stunting Harus Berbasis Data

Penanganan Stunting Harus Berbasis Data

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Penanganan stunting tidak boleh dilakukan secara seremonial, melainkan harus berbasis data yang akurat, terklasifikasi, dan terukur hasilnya.

Instruksi ini disampaikan Bupati Deli Serdang, dr H Asri Ludin Tambunan di Rapat Review Kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Kabupaten Deli Serdang Tahun 2025 di Aula Cendana, Lantai II, Kantor Bupati Deliserdang, Sumatera Utara, Selasa (23/12/2025).

Fokuskan intervensi pada 148 anak yang berpotensi pulih, dengan perlakuan yang disesuaikan berdasarkan usia, berat badan, dan kondisi medis. Jangan samakan perlakuan anak usia satu tahun dengan anak yang mendekati lima tahun. Penanganan harus progresif, terukur, dan agresif, terutama bagi anak yang mendekati batas usia lima tahun,” ucap Bupati.

BERITA LAINNYA:  Wakil Bupati Dan Polresta Deliserdang Panen Raya Jagung Serentak Kuartal II Di Tanjungmorawa

Selain itu, penguatan validasi data dan integrasi lintas sektor juga merupakan hal penting dalam penanganan stunting, sesuai amanat Peraturan Presiden (Perpres) nomor: 72 Tahun 2021.

Seluruh data stunting haeus diinput melalui satu sistem yang terkoordinasi hingga tingkat kecamatan dan desa.

Masalah stunting bukan hanya urusan Dinas Kesehatan. Ini persoalan multidimensi. Tidak boleh ada ego sektoral. Semua OPD terkait harus bergerak bersama,” tegas Bupati.

Bupati juga menyoroti pentingnya penanganan Keluarga Risiko Stunting (KRS) dengan melakukan klasifikasi menjadi kategori ringan, moderat, dan berisiko tinggi (high potential), sehingga intervensi dapat dilakukan lebih tepat sasaran, khususnya kepada ibu hamil, ibu menyusui, baduta, dan balita.

BERITA LAINNYA:  Camat Tanjungmorawa Jalin Sinergitas Bersama Insan Pers

Sementara itu, Wakil Bupati (Wabup) Deliserdang, Lom Lom Suwondo SS yang juga Ketua TPPS Kabupaten Deliserdang, menyampaikan apresiasi atas capaian penurunan prevalensi stunting di Kabupaten Deliserdang.

Berdasarkan data, prevalensi stunting di turun signifikan dari 33,8 persen pada tahun 2023 menjadi 19,6 persen di Tahun 2024.

Ini hasil kerja keras dan kolaborasi kita semua,” ungkap Wabup.

Pun begitu, Wabup menegaskan, perjuangan belum selesai. Untuk itu, seluruh jajaran TPPS harus terus memperkuat pendampingan keluarga, meningkatkan akurasi data, mempercepat digitalisasi pelaporan, serta mengoptimalkan dana desa sesuai prioritas nasional.

Dengan komitmen yang kuat, sinergi lintas sektor, dan kerja bersama hingga ke tingkat desa, saya yakin Kabupaten Deli Serdang mampu mencapai target nasional penurunan stunting dan mewujudkan generasi emas,” tegas Wabup. (Tom)

Post navigation

Previous Deliserdang Punya Modal Dasar Songsong Indonesia Emas 2045
Next Penutupan Pelatihan Keterampilan Disperindag, Bupati Dorong Lahirnya Wirausahawan Baru

Berita Terbaru

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

April 10, 2026
BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

April 10, 2026
Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.