Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • DELI SERDANG
  • Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan Dari Produksi Hingga Pasar Secara Real Time

Bupati Perkenalkan Si PANDAI: Sistem Pantau Pangan Dari Produksi Hingga Pasar Secara Real Time

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Sistem pertanian di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, kini semakin canggih. Untuk memantau produksi pertanian hingga kondisi pasar saat ini sudah ada sistem yang bekerja secara digital. Namanya, Si PANDAI atau Sistem Pantau Data Pangan Indonesia.

Sistem ini diperkenalkan Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan bersamaan dengan peresmian Aula Dinas Pertanian serta menerima bantuan satu unit traktor roda dua dan satu unit cultivator dari program Coporate Socia Responcibilty (CSR) Bank Mega Syariah, Senin (16/3/2026).

Disebutkan, aplikasi Si PANDAI menjadi bagian dari Sistem Pengendalian Ketahanan Pangan dan Inflasi Daerah, karena mampu mengintegrasikan data produksi petani, kondisi pasar, hingga rantai logistik pangan.

BERITA LAINNYA:  Sejalan Visi Misi Pemkab Deliserdang, Menabung Ciptakan Generasi Cerdas Dan Sejahtera 

Saya datang ke sini untuk mengajak Bapak/Ibu sama-sama berkomitmen. Aplikasi Si PANDAI ini bukan hanya untuk menjaga inflasi, tetapi memantau seluruh proses mulai dari produksi, panen hingga ke pasar dan konsumen,” kata Bupati.

Dengan sistem tersebut harapannya, pemerintah daerah dapat mengetahui lebih cepat kondisi ketersediaan pangan di setiap wilayah.

ODengan aplikasi ini kita bisa memantau, apakah pangan kita mencukupi atau tidak. Kalau kurang, kita tahu intervensi apa yang harus dilakukan di daerah tersebut,” jelas Bupati.

Keberadaan sistem data yang terintegrasi tersebut juga akan mengubah pola pengendalian harga pangan agar tidak lagi bersifat reaktif.

Tidak ada lagi anggapan harga rendah diabaikan pemerintah, tetapi ketika harga tinggi baru ribut. Dengan data yang kita pantau setiap saat, kita bisa bergerak lebih cepat,” tegas Bupati.

BERITA LAINNYA:  Bupati Berharap Deliserdang Jadi Lumbung Pangan

Untuk mendukung implementasi sistem tersebut, sebanyak 94 penyuluh pertanian di Kabupaten Deliserdang akan berperan dalam memperbarui data produksi di lapangan, sehingga kondisi pangan dapat dipantau secara akurat dan berkelanjutan. (Tom)

Post navigation

Previous Bona Taon” Dan Periodisasi Pengurus A’89 SMA Negeri Pangururan-Wilayah Pulau Jawa
Next Alsintan Bebas Dipakai Petani, Bupati: Kalau Ada Pungutan, Lapor!

Berita Terbaru

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

April 10, 2026
BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

April 10, 2026
Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.