Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • HEADLINE
  • NUSAKAMBANGAN PANEN PERDANA, BANGUN LUMBUNG KETAHANAN PANGAN DAN BERI KESEMPATAN WARGA BINAAN

NUSAKAMBANGAN PANEN PERDANA, BANGUN LUMBUNG KETAHANAN PANGAN DAN BERI KESEMPATAN WARGA BINAAN

Loading

Multi Proaktif.Com – Nusakambangan – Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, lakukan panen perdana ketahanan pangan di Nusakambangan, Kamis (17 /4). “Produk ketahanan pangan Nusakambangan ini alhamdulillah telah mulai mampu menyumbang kekuatan kebutuhan makan di lapas – lapas nusakambangan, selain juga disiapkan untuk mendukung kebutuhan pasar masyarakat umum,” kata Menteri Agus , di sela aktivitasnya memanen padi di Lapas Terbuka Nusakambangan.

Panen berlanjut ke ladang jagung seluas 6,2 hektar yang berlokasi di arena pertanian Lapas Gladakan. Jagung varietas hibrida yang dimanfaatkan juga untuk pakan ayam petelur yang dikembangkan di Nusakambangan. Saat ini rata-rata produksi telor per hari lebih dari 1400 butir. Produk perkebunan lainnyaadalah sayur mayur, cabai, tomat, terong, timun

BERITA LAINNYA:  Bupati Deliserdang Optimis Kegiatan Raker Dan Bimtek PWI Deliserdang Dapat Tingkatkan SDM

Selain panen pada beberapa produk pangan, ia pun melakukan pengecekan menyuluruh. Selain peternakan kambing, kerbau dan ayam serta budidaya ikan, ia pun meninjau persiapan budidaya udang vaname di tanah 61,5 hektar di dua wilayah di Nusakambangan, yaitu Bantar Panjang dan Pasir Putih.
“Total 167,194 hektar area Pulau Nusakambangan saat ini sedang kami optimalisasi untuk menjadi lumbung ketahanan pangan dan masih berpotensi akan lebih dikembangkan.”

Ia pun menekankan bahwa program ketahanan pangan di Nusakambangan bukan hanya spirit untuk menjadi lumbung ketahanan pangan. “Yang tidak kalah pentingnya adalah bagaimana kami mampu memberdayakan dan memberikan kesempatan kepada warga binaan untuk terlibat dalam program mulia ini sebagai bagian dari pembinaan. Kembali ke masyarakat menjadi warga yang berketerampilan dan diharapkan dapat berperan positif dalam pembangunan negara,” jelasnya lagi.

BERITA LAINNYA:  Sukseskan Program Ketahan Pangan

Salah satu warga binaan yang bekerja di ladang jagung mengungkapkan sukacitanya telah diberikan kesempatan untuk bekerja ,”saya senang sekali karena mendapatkan pengetahuan di bidang pertanian, saya banyak belajar. Saya jadinya punya rencana untuk bertani setelah bebas dari lapas,” ungkapnya terlihat sumringah, “saya juga dapat premi (bayaran) dari bekerja di ladang. Dapet ilmu, dapat uang.”

Warga binaan yang bekerja di area- area ketahanan pangan Nusakambangan adalah warga binaan yang sudah masuk tahap program asimilasi dan sudah melalui sidang tim pengamat pemasyarakatan (TPP) . Warga binaan yang bekerja di area tersebut sekitar 200 orang

Pulau Nusakambangan yang digadang-gadang sebagai lumbung ketahanan Nasional juga membangun sarana dan produk pendukung, yaitu Fly Ash and Bottom Ash (FABA), Balai Latihan Kerja (BLK) serta pembangunan jalan sekitar 11 Km.
“Semua program ketahanan pangan berikut dukungannya, merupakan hasil kolaborasi dengan banyak stakeholder,”
stakeholder yang digaet untuk program ketahanan pangan dan pendukungnya antara lain bank Rakyat Indonesia (BRI), PLTU, beberapa perusahaan , yayasan dan NGo (organisasi non pemerintah).

BERITA LAINNYA:  Idul Adha 1445H, Kapolda Sumut Agung Setya Imam Effendi : Keteguhan Dan Keikhlasan Hati Atas Segala Ketentuan Allah SWT

Menteri Agus menutup kegiatannya di Nusakambangan dengan meresmikan Trainning Center , sebagai pusat pelatihan pegawai pemasyarakatan kerjasama dengan YPII (Yayasan Penerima Internasional Indonesia)
( S. Purba)

Post navigation

Previous PSDS Old Crack Vs PSMS Old Crack* Bupati: Tumbuhkan Kembali Kecintaan Masyarakat Pada Sepakbola 
Next Gubernur Bobby Nasution Ingin Perayaan Besar Agama Hindu Jadi Kalender Event Dan Nilai Tambah Budaya Sumut

Berita Terbaru

Kejaksaan Negeri Karo Dan BAZNAS Kabupaten Karo Gelar Khitanan Massal Gratis Dalam Rangka HUT ke-80

Kejaksaan Negeri Karo Dan BAZNAS Kabupaten Karo Gelar Khitanan Massal Gratis Dalam Rangka HUT ke-80

Agustus 29, 2025
Seragam Kenakan Kaos Alumni PL 87, Sihar Sitorus Ajak Ngopi Sore Di Partukoan Kopi Balige

Seragam Kenakan Kaos Alumni PL 87, Sihar Sitorus Ajak Ngopi Sore Di Partukoan Kopi Balige

Agustus 24, 2025
Antusias Sihar Sitorus Dan Rombongan Alumni PL 87 Nobar Final F1 Power Boat Grand Prix Lake Toba 2025

Antusias Sihar Sitorus Dan Rombongan Alumni PL 87 Nobar Final F1 Power Boat Grand Prix Lake Toba 2025

Agustus 24, 2025

BERITA TERKINI

Jaga Keamanan, Kerukunan, Kondusivitas Dan Jangan Terprovokasi

Jaga Keamanan, Kerukunan, Kondusivitas Dan Jangan Terprovokasi

Agustus 31, 2025

Agustus 31, 2025
Resmikan IndoKlinik Pertama, Bupati Sampaikan Rasa Keprihatinan Dan Berharap Indonesia Tetap Damai 

Resmikan IndoKlinik Pertama, Bupati Sampaikan Rasa Keprihatinan Dan Berharap Indonesia Tetap Damai 

Agustus 31, 2025
Stop Mobil Truk Pengangkut Galian C Melebihi Tonase

Stop Mobil Truk Pengangkut Galian C Melebihi Tonase

Agustus 31, 2025
Robi Barus Minta Mahasiswa Baru Penerima KIP Jaga Prestasi Akademik

Robi Barus Minta Mahasiswa Baru Penerima KIP Jaga Prestasi Akademik

Agustus 30, 2025
Robi Barus Minta Mahasiswa Baru Penerima KIP Jaga Prestasi Akademik

Robi Barus Minta Mahasiswa Baru Penerima KIP Jaga Prestasi Akademik

Agustus 30, 2025
Demo Mahasiswa Di DPRD Sumut Ricuh, Pagar Pintu Masuk DPRD Sumut Dirobohkan

Demo Mahasiswa Di DPRD Sumut Ricuh, Pagar Pintu Masuk DPRD Sumut Dirobohkan

Agustus 30, 2025
DPD APINDO Deliserdang Bahas Pekerjaan Dan Rumah Untuk Karyawan

DPD APINDO Deliserdang Bahas Pekerjaan Dan Rumah Untuk Karyawan

Agustus 30, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.