![]()
Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Pembangunan pendidikan bukan hanya soal membangun fisik sekolah, tetapi juga kesadaran dan tanggung jawab bersama. Untuk itu, masyarakat, khususnya orang tua dan siswa, harus menjaga fasilitas sekolah agar manfaatnya bisa dirasakan secara berkelanjutan.
Fasilitas sekolah sudah diperbaiki, mulai dari ruang belajar, toilet, hingga mebeler dari pemerintah kabupaten (Pemkab). Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan bantuan Program Indonesia Pintar (PIP) juga sudah diberikan. Artinya, anak-anak kita tinggal fokus belajar. Orang tua harus mengetahui dan mendukung ini,” tegas Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan saat meresmikan revitalisasi Sekolah Menengah Pertama (SMP) Swasta Bina Agung bersama anggota DPR RI, Sofyan Tan di Jalan Lembaga Pemasyarakatan, Desa Tanjung Gusta, Kecamatan Sunggal, Sumatera Utara, Jumat (23/1/2026).
Peresmian tersebut, lanjut Bupati, menjadi simbol kuat sinergi antara Pemkab Deliserdang dan pemerintah pusat dalam mendorong pembangunan sektor pendidikan.
Adapun bangunan yang direvitalisasi dari bantuan politisi PDI Perjuangan tersebut, yakni tiga ruang kelas, ruang perpustakaan dan laboratorium. Sedangkan toilet dibangun oleh Pemkab Deliserdang.
Komitmen beliau (Sofyan Tan) untuk Deliserdang luar biasa dan terus konsisten. Ketika seseorang sudah memiliki komitmen yang kuat, maka kita yang berjalan bersama harus memiliki komitmen dan konsistensi yang sama,” sebut Bupati.
Sementara itu, Sofyan Tan menjelaskan, SMP Swasta Bina Agung menjadi penerima bantuan terbesar dari 20 sekolah yang diperjuangkannya pada tahun 2025. Dari total anggaran Rp16 miliar, sekolah ini menerima Rp 1,6 miliar untuk revitalisasi.
Hari ini ada tiga ruang kelas, perpustakaan, dan laboratorium dari Sofyan Tan. Ditambah lagi dari Pak Bupati membangun toilet. Inilah bentuk sinergi antara kami,” ucapnya.
Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pusat dan daerah menjadi kunci pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan.
Peresmian revitalisasi SMP Swasta Bina Agung ini diharapkan menjadi model kolaborasi berkelanjutan antara Pemerintah Kabupaten Deliserdang dan DPR RI dalam memperluas akses, meningkatkan kualitas, serta meringankan beban biaya pendidikan masyarakat.
Dari yayasan juga saya dengar membuat paving blok di halaman sekolah sehingga semakin rapi bangunan ini. Lebih nyaman untuk anak sekolah,” sambungnya.
Dalam kesempatan itu, Sofyan Tan juga memaparkan dari 17 ribu anak yang dibantu biaya pendidikan sekolahnya, 50 persennya di Deliserdang.
Setiap tahun kami juga memberikan kuota 1.000 anak untuk melanjutkan pendidikan hingga sarjana. InsyaAllah tahun 2026 ini bisa bertambah lagi,” ungkap Sofyan.
Sofyan Tan juga memberikan apresiasi atas kebijakan Bupati Deliserdang dalam membangun toilet sekolah. Sebagai pejuang pendidikan, ia menilai langkah ini sangat sejalan dengan latar belakangnya di dunia kesehatan.
Saya intip dari jauh, Pak Bupati membangun toilet, saya membangun ruang kelas. Dia bangun toilet di sekolah sesuai dengan backgroundnya. Saya kira begitu jadi bupati lupa dengan dunianya ternyata tidak, saya apresiasi,” ucapnya.
Diharapkan, sinergi kolaborasi ini bisa terus berjalan hingga menjadikan Deliserdang yang hebat. (Tom)
