![]()
Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Pemerintah Kabupaten Deliserdang resmi meluncurkan layanan kanker dan kemoterapi di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Drs H Amri Tambunan, Kamis (8/1/2025). Peresmian ini sekaligus menandai beroperasinya gedung baru yang dirancang khusus untuk pelayanan onkologi terpadu bagi pasien kanker.
Bupati Deliserdang dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran layanan ini merupakan tonggak sejarah baru dalam sistem pelayanan kesehatan daerah.
Hari ini kita menuliskan sejarah baru, RSUD Drs H Amri Tambunan kini memiliki layanan kanker dan kemoterapi. Artinya, masyarakat Deliserdang tidak perlu lagi dirujuk jauh ke luar daerah untuk mendapatkan terapi kanker tingkat lanjut,” ujar Bupati.
Layanan kanker yang diresmikan meliputi penanganan pasien dengan pendekatan medis berbasis onkologi klinis, termasuk pemberian kemoterapi sistemik yang dilakukan oleh tenaga medis terlatih, dokter spesialis, serta didukung fasilitas penunjang seperti ruang kemoterapi steril, farmasi sitotoksik, dan pemantauan efek samping terapi.
Kemoterapi sendiri merupakan terapi menggunakan obat sitotoksik yang bertujuan menghancurkan sel kanker, menghambat pertumbuhannya, serta mencegah penyebaran metastasis. Terapi ini membutuhkan standar keamanan tinggi, baik bagi pasien maupun tenaga kesehatan.
Bupati menegaskan pentingnya pelayanan yang berorientasi pada keselamatan dan kenyamanan pasien.
“Saya berpesan kepada seluruh tenaga medis agar mengutamakan pelayanan yang profesional, humanis, dan berstandar medis. Pasien kanker membutuhkan bukan hanya terapi, tapi juga empati dan dukungan psikologis,” tegasnya.
Rumah Sakit Tidak Berorientasi Profit
Menanggapi pertanyaan wartawan terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor rumah sakit, Bupati menjelaskan bahwa RSUD Drs H Amri Tambunan tidak berorientasi pada keuntungan komersial.
Pemkab Deliserdang tidak mengambil profit dari rumah sakit. Semua pendapatan digunakan kembali untuk operasional, peningkatan fasilitas dan pengembangan layanan,” jelasnya.
Bahkan, meskipun PAD dari sektor ini mengalami surplus hingga Rp 40 miliar, dana tersebut disimpan sebagai Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) dan menjadi dana cadangan untuk keberlangsungan pelayanan rumah sakit.
Dengan beroperasinya layanan kanker dan kemoterapi, RSUD Drs H Amri Tambunan kini bisa berfungsi sebagai rumah sakit rujukan. Sejumlah rumah sakit dari luar daerah juga ada yang mengirimkan pasien untuk mendapatkan penanganan kesehatan di rumah sakit yang menjadi kebanggaan Deliserdang tersebut.
Direktur RSUD H Amri Tambunan, dr Erlinda Yani MKM menyampaikan, saat ini sudah menjalin kerjasama dengan beberapa rumah sakit sekitar dan luar daerah yang nantinya dapat menjadikan RSUD H Amri Tambunan menjadi rujukan penanganan kanker di wilayah Sumatera Utara.
Saat ini pasien rujukan dari luar daerah pun sudah ada yang dilayani disini, yang paling jauh berasal dari RSUD Sibolga,” ungkap pihak rumah sakit.
Hal ini menunjukkan meningkatnya kepercayaan terhadap mutu pelayanan medis, kompetensi tenaga kesehatan, serta kelengkapan fasilitas onkologi yang dimiliki RSUD Drs. H. Amri Tambunan.
Peluncuran layanan kanker dan kemoterapi ini diharapkan mampu meningkatkan akses masyarakat terhadap terapi kanker yang berkualitas, terjangkau, dan berkesinambungan.
Dengan fasilitas yang semakin lengkap, RSUD Drs H Amri Tambunan diharapkan menjadi pusat layanan kanker di wilayah Sumatera Utara, sekaligus berkontribusi dalam menurunkan angka rujukan ke luar daerah dan meningkatkan kualitas hidup pasien kanker.
Akhir sambutannya, bupati Deliserdang, dr Asri Luddin Tambunan Optimis RSUD H Amri Tambunan akan naik kelas menjadi kelas A. (Tom)
