Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • HEADLINE
  • SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa Gelar Pensi Dan Pameran Satu Gerak Dalam Profil Pelajar Pancasila

SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa Gelar Pensi Dan Pameran Satu Gerak Dalam Profil Pelajar Pancasila

Loading

Multi Proaktif.Com – Tanjungmorawa – SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa gelar pentas seni dan pameran dengan thema Satu Gerak Dalam Profil Pelajar Pancasila yang dilaksanakan di lokasi SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara, Kamis (12/5/2022) mulai Pukul 09:00 Wib.

Ketua panitia pelaksana pentas seni dan pameran satu gerak dalam profil pelajar Pancasila SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa, Thimotius melaporkan bahwa kegiatan itu merupakan puncak dari proyek Program Sekolah Penggerak (PSP) yang selama ini kami jalankan. Bertemakan satu gerak dalam profil pelajar Pancasila.
Sekolah penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri dan berkepribadian melalui terciptanyaprofil (kompetensi) pelajar Pancasila. Hingga seluruh warga sekolah juga demikian harus bersama-sama bekerja keras agar mencapai tujuan bersama. Untuk itu kami, kami pun berharap ini menjadi wadah untuk menampilkan dan mewujudkan kreatifitas dengan hal yang positif.

Semoga acara pensi itu dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus menggali potensi diri, mengembangkan dan berprestasi dalam berbagai bidang terutama bidang pendidikan.

BERITA LAINNYA:  Sekretaris Forum Jurnalis Pemprov Sumatera Utara Ajak Masyarakat Jalani Hidup Penuh Kedamaian

Kami sebagai panitia memohon maaf yang setulus-tulusnya apabila dalam persiapan serta pelaksanaan kegiatan ini banyak hal-hal yang kurang berkenan. Untuk kedepannya kami akan berusaha menjadi lebih baik lagi.

Pengawas Komite Pembelajaran, Hamlan Nasution SPd MPd pada sambutannya mengatakan, kegiatan pentas seni dan pameran dengan thema satu gerak dalam profil pelajar Pancasila harus kita dukung. Sebab manfaatnya sangat besar untuk anak anak sekolah. Berapa manfaat untuk masa depan anak anak, seperti melakukan pola hidup berkelanjutan dan memanfaatkan sampah menjadi kompos, kewirausahaan, berbhinekaan global dengan thema aksi sosial dengan berbagi kepada sesama.

Sedangkan Kacabdis Lubukpakam, Dinas Pendidikan Sumut, August Sinaga SPd mengatakan sekolah penggerak adalah sekolah yang berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik dengan mewujudkan profil (kompetensi) pelajar Pancasila yang mencakup kompetensi dan karakter yang diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

BERITA LAINNYA:  Dinas PPPAKB Sumut Latih Perempuan ‘Akar Rumput’ Bangun Usaha

PSP adalah upaya untuk mewujudkan visi Pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia maju yang berdaulat, mandiri, dan berkepribadian melalui terciptanya Pelajar Pancasila.

PSP berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).

Kemudian, PSP merupakan penyempurnaan program transformasi sekolah sebelumnya. PSP akan mengakselerasi sekolah untuk bergerak 1-2 tahap lebih maju. Program dilakukan bertahap dan terintegrasi dengan ekosistem hingga seluruh sekolah di Indonesia menjadi PSP.

Intinya pengembangan karakter dan softskill anak anak dengan muatan 6 dimensi. Beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia. Berbhinekaan global. Bernalar Kritis. Kreatif. Mandiri dan Gotong-royong sekaligus membuka pentas seni dan pameran satu gerak dalam profil pelajar Pancasila.

Sebelumnya, Kepala Sekolah SMA Swasta Methodist Tanjungmorawa, Dr Resien SE MPd didampingi PKS Kurikulum, Pesta Manurung MPd dan Humas Sekolah Methodist Tanjung Morawa Karnadi SH mengatakan, PSP yang menggunakan kurikulum merdeka. Maksudnya Merdeka, anak anak diberikan kebebasan dalam hal belajar di sekolah maupun di luar sekolah.

BERITA LAINNYA:  Multi Proaktif. Com - Jakarta - Kadis PUPR Provinsi Sumatera Utara (Sumut) Topan Ginting ditetapkan tersangka oleh KPK setelah terjerat kasus korupsi proyek pembangunan jalan dengan total nilai Rp 231,8 miliar. Topan diduga akan menerima uang sebesar Rp 8 miliar dari upayanya meloloskan pihak perusahaan pemenang lelang. Kepala Dinas akan diberikan sekitar 4-5 persen dari nilai proyek. Kalau dikira-kira ya dari Rp 231,8 miliar itu, 4 persennya sekitar Rp 8 miliaran ya itu," kata Direktur Penyidikan KPK, Asep Guntur Rahayu saat konferensi pers di gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Sabtu (28/6/2025). Asep menjelaskan uang sekitar Rp 8 miliar itu akan diberikan kepada Topan secara bertahap hingga proyek selesai dikerjakan oleh pihak M Akhirun Pilang selalu Dirut PT DNG, yang ditunjuk untuk menjalankan proyek jalan tersebut. Tapi nanti bertahap, setelah proyeknya selesai, karena pembayarannya pun termin gitu ya, ada termin pembayarannya," jelas Asep. Dia menjelaskan Topan memerintahkan Rasuli Efendi Siregar (RES) selaku Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut, yang juga penjabat pembuat komitmen (PKK) dalam proyek ini, untuk menunjuk Dirut PT DNG, Akhirun Pilang, menjalankan proyek pembangunan Jalan Sipiongot Batas Labusel dan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot dengan nilai total kedua proyek Rp 157,8 miliar. Seharusnya pihak swasta itu tidak hanya sendirian yang diikutkan. Di sini sudah diikutkan saudara KIR sebagai Direktur Utama PT DNG ini sudah dibawa sama Saudara TOP ini, Kepala Dinas PUPR. Kemudian juga TOP ini memerintahkan Saudara RES untuk menunjuk Saudara KIR. Di sini sudah terlihat perbuatannya," kata Asep. Selanjutnya, kata dia, RES pun menelepon KIR tentang penayangan proyek yang akan dilakukan pada Juni 2025. RES sekaligus meminta KIR menyiapkan dan memasukkan penawaran sebagai pihak yang akan mengelola proyek jalan tersebut. Informasi dari RES kemudian ditindaklanjuti oleh KIR yang meminta stafnya, termasuk anaknya, RAY, untuk berkoordinasi mengenai penyiapan hal teknis mengenai proses e-katalog. Pada akhirnya, RES dan KIR pun berhasil mengatur proses e-katalog hingga PT DNG berhasil memperoleh proyek tersebut. Atas pengaturan proses e-katalog di Dinas PUPR Provinsi Sumut tersebut, terdapat pemberian uang dari KIR dan RAY untuk RES yang dilakukan melalui transfer rekening. Jadi ada yang diberikan secara langsung tunai, ada yang diberikan juga melalui transfer, seperti itu," ujar Asep. Asep mengungkapkan uang yang diduga diberikan KIR dan RAY ini kepada beberapa pihak untuk memuluskan pemenangan pengerjaan proyek sejumlah jalan di Sumut diketahui setelah adanya kegiatan penarikan tunai senilai Rp 2 miliar yang dilakukan keduanya. Kami sudah mendapatkan informasi, ada penarikan uang sekitar Rp 2 miliar dari pihak swasta yang kemungkinan besar uang 2 miliar ini akan dibagi-bagikan kepada pihak-pihak tertentu, di mana pihak swasta ini berharap untuk memperoleh proyek ya terkait dengan pembangunan jalan," pungkasnya Pengungkapan kasus ini diawali operasi tangkap tangan (OTT) KPK di Mandailing Natal yang dilakukan pada Kamis (26/6) malam. Enam orang yang ditangkap lalu diterbangkan ke Jakarta pada Jumat (27/6). Dari enam orang yang ditangkap, KPK kemudian menetapkan lima orang tersangka. Salah satu pihak yang ditetapkan tersangka yakni Kepala Dinas PUPR Provinsi Sumut, Topan Ginting. Lima orang yang ditetapkan tersangka yakni: - Topan Ginting (TOP), Kadis PUPR Provinsi Sumut - Rasuli Efendi Siregar (RES), Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Provinsi Sumut - Heliyanto (HEL), PPK Satker PJN Wilayah I Sumut - M Akhirun Pilang (KIR), Dirut PT DNG - M Rayhan Dulasmi Pilang (RAY), Direktur PT RN Asep menjelaskan KPK baru menetapkan lima orang tersangka meski ada enam pihak yang terkena OTT. Dia mengatakan satu orang yang belum ditetapkan tersangka karena belum memenuhi unsur bukti untuk ditetapkan sebagai tersangka. Dia mengatakan terhadap kelima tersangka langsung dilakukan penahanan selama 20 hari pertama sejak hari ini hingga 17 Juli 2025. Lima orang tersangka tersebut ditahan di Rutan Cabang KPK Gedung Merah Putih KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan. ( Irwansyah)

Berbeda dengan kurikulum K13 artinya, pembelajaran itu masih sekolah yang mengatur tapi disesuaikan dengan minat anak. Persentasenya masih di atur oleh sekolah sesuai dengan hasil test.

Pensi dan pameran, project profil pelajar Pancasila ini adalah program sekolah penggerak. Beberapa projects, gaya hidup berkelanjutan sudah menghasilkan produk, pupuk organik padat dan cair yang diolah dari sampah. Kewirausahaan dengan menjual produk dan anak-anak dilatih untuk jualan dengan pantang menyerah, kreatif dan inovatif serta anak-anak dilatih jualan di sekolah. Kemudian, Bhinneka Tunggal Ika, anak-anak disuruh dan peduli kepada sesama serta berbagi.

Perlombaan yang digelar, lomba pameran, kuliner, poster dan diadakan kuis agar anak-anak jangan bosan dengan kegiatan.

Tujuannya untuk menerapkan dan mengembangkan enam dimensi pelajar Pancasila kepada seluruh anak-anak yang melibatkan anak anak kelas 10, 11 dan 12, kata Resien. (Tom)

Post navigation

Previous Mobil PT Blue Bird Tabrak Sepedamotor, Pejalan Kaki dan Mobil Honda Jazz Satu Tewas, Satu Sekarat
Next SPP PTPN2 Gelar Silaturahmi Hari Raya Idul Fitri 1443 H

Berita Terbaru

Pelayanan BRI Unit Aek Songsongan Terkesan Lamban,Nasabah Kecewa Hampir Tiga Bulan Pengajuan Tak Kunjung Cair

Pelayanan BRI Unit Aek Songsongan Terkesan Lamban,Nasabah Kecewa Hampir Tiga Bulan Pengajuan Tak Kunjung Cair

Januari 29, 2026
Tiga Wartawan PWI Sumut Ikuti Retret Bela Negara Kemhan RI

Tiga Wartawan PWI Sumut Ikuti Retret Bela Negara Kemhan RI

Januari 29, 2026
Kep.Sek. SMAN 1 Rengat: Sinergi Positif 3 Pilar Pendidikan Menunjang Terciptanya Sistem Pendidikan Berkarakter

Kep.Sek. SMAN 1 Rengat: Sinergi Positif 3 Pilar Pendidikan Menunjang Terciptanya Sistem Pendidikan Berkarakter

Januari 26, 2026

BERITA TERKINI

Gotroy, Pemkab Deliserdang Fokus Penanganan Pasca Bencana Dan Menjaga Ekosistem Berkelanjutan

Gotroy, Pemkab Deliserdang Fokus Penanganan Pasca Bencana Dan Menjaga Ekosistem Berkelanjutan

Februari 6, 2026
Prihatin Anak SD Di NTT Bunuh Diri : Sutarto Minta Seluruh Pihak Tingkatkan Kepedulian Sosial

Prihatin Anak SD Di NTT Bunuh Diri : Sutarto Minta Seluruh Pihak Tingkatkan Kepedulian Sosial

Februari 6, 2026
Ketua Departemen OKHL PB ISMI, Ade Dharmawan Minta PW ISMI Sumut Solid Dan Peduli Pendidikan

Ketua Departemen OKHL PB ISMI, Ade Dharmawan Minta PW ISMI Sumut Solid Dan Peduli Pendidikan

Februari 5, 2026
Polantas Menyapa, Satlantas Polres Langkat Perkuat Pelayanan SIM dan Samsat yang Humanis

Polantas Menyapa, Satlantas Polres Langkat Perkuat Pelayanan SIM dan Samsat yang Humanis

Februari 5, 2026
Dukung Gotongroyong Massal 2026, BPBD Serahkan Peralatan Kebersihan ke DLH

Dukung Gotongroyong Massal 2026, BPBD Serahkan Peralatan Kebersihan ke DLH

Februari 5, 2026
Pemkab Deliserdang Tetap Gelar Buka Puasa Bersama Di Masjid Agung

Pemkab Deliserdang Tetap Gelar Buka Puasa Bersama Di Masjid Agung

Februari 4, 2026
Peresmian Alun-Alun Tanjungmorawa, Bupati: Membangun Pola Peradaban Baru Masyarakat

Peresmian Alun-Alun Tanjungmorawa, Bupati: Membangun Pola Peradaban Baru Masyarakat

Februari 4, 2026
Pengukuhan Pengurus FPLA Deliserdang 2025–2030, Bupati: Bersatu Dan Menyatukan Kekuatan Di Tengah Perbedaan

Pengukuhan Pengurus FPLA Deliserdang 2025–2030, Bupati: Bersatu Dan Menyatukan Kekuatan Di Tengah Perbedaan

Februari 4, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.