![]()
Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Videotron berisi ucapan Idul Fitri 1447 H/2026 M dari Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan dan Wakil Bupati, Lom Lom Suwondo SS di Jalan Raden Saleh, Kota Medan, dipastikan bukan gawean atau dipasang oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang.
Kepastian tersebut disampaikan Kepala Dinas (Kadis) Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian (Kominfostan) Deliserdang, Sandra Dewi Situmorang SSTP MSi dalam keterangan resminya, Jumat (20/3/2026).
Kadis Kominfostan Situmorang juga menegaskan, narasi yang dibangun sejumlah media online dengan menyebut videotron tersebut bersumber dari anggaran daerah, dalam hal ini Anggaran Pendapatan Daerah (APBD) Deliserdang juga tidak tepat, mengingat masih adanya kebutuhan prioritas seperti pembangunan infrastruktur.
Iklan tersebut sama sekali tidak bersumber dari APBD Kabupaten Deliserdang. Tidak ada anggaran Pemkab Deliserdang untuk iklan videotron seperti itu di Kota Medan,” tegas Situmorang.
Pemkab Deliserdang, lanjut Kadis Kominfostan, saat ini memiliki sejumlah titik videotron yang diperoleh melalui kerja sama sponsorship dan dimanfaatkan untuk penyebarluasan informasi publik, termasuk ucapan hari besar keagamaan.
Jadi kalau ada yang gratis, untuk apa pula kita bayar, apalagi di Kota Medan,” pungkas Situmorang.
Kepada penggiat media sosial maupun media mainstream diimbau untuk mengedepankan prinsip verifikasi sebelum menyampaikan informasi ke publik. Klarifikasi dengan pihak terkait sangat penting guna menghindari kesalahpahaman dan penyebaran informasi yang tidak akurat.
Sederhana sebenarnya, tanya saja langsung kepada pihak terkait atau pemilik videotron agar informasi yang disampaikan jelas dan tidak menimbulkan persepsi keliru di tengah masyarakat,” imbau Situmorang.
Untuk itu, masyarakat harus lebih bijak dalam menerima dan menyebarluaskan informasi, terlebih di bulan Ramadan yang identik dengan nilai-nilai kehati-hatian dan kejujuran.
Di bulan Ramadan ini, seharusnya kita lebih mengedepankan tabayun atau konfirmasi terhadap setiap informasi yang diterima,” tutup Situmorang. (Tom)
