Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • HUKUM
  • Perebutan Lahan, Percut Seituan Berdarah

Perebutan Lahan, Percut Seituan Berdarah

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Perebutan Lahan terjadi di Desa Sampali, Kecamatan Percut Seituan Kabupaten Deliserdang Sumatera Utara, Jumat (3/5/2024). Akibatnya terjadi keributan sengit yang berujung luka bacok berdarah antara masyarakat penggarap dengan sekelompok oknum preman. Kejadian ini berujung menjadi sorotan utama ketika masyarakat berunjuk rasa menuntut perlindungan atas lahan eks HGU PTPN2 seluas 65 hektar.

Dalam kejadian ini, hadir beberapa tokoh masyarakat termasuk Ustaz Darul, Ketua Himpunan Kelompok Tani, serta warga yang menjadi korban langsung, Tuek. Terlihat kehadiran aparat TNI/Polri, perangkat desa, dan Babinsa/Bhabinkamtibmas turut serta dalam penanganan insiden ini.

Kronologis kejadian dimulai ketika masyarakat penggarap mengadakan orasi, mengecam intimidasi dan tekanan dari oknum-oknum yang berusaha merebut lahan mereka. Namun, suasana berubah menjadi kacau saat Kamiso, seorang oknum preman, secara tiba-tiba menyerang Tuek dengan senjata tajam, menyebabkan luka serius.

BERITA LAINNYA:  Pemberantasan ini dilakukan di setiap kabupaten/kota yang ada di wilayah Sumut. Tidak hanya itu, pengejaran juga dilakukan hingga daerah perbatasan,” jelas Kombes Hadi. Kombes Hadi menegaskan, pengungkapan kasus tersebut sesuai dengan atensi dari Kapolda Sumut, yang meminta melakukan pengejaran terhadap para pelaku, pengedar, jaringan, pemakai, bandar narkoba, hingga meratakan tempat peredaran narkoba. Untuk diketahui, Sumut ditetapkan sebagai salah satu provinsi dengan status darurat narkoba oleh pemerintah pusat pada September 2023 lalu.(irwansyahputra)

Tuek, seorang penduduk Medan Tembung, langsung dilarikan ke rumah sakit untuk perawatan lebih lanjut. Sementara itu, pelaku melarikan diri dan saat ini dalam pengejaran aparat kepolisian.

Meskipun kejadian ini telah berhasil diredam, tetapi kekhawatiran atas keamanan masyarakat dan ketegangan di Desa Sampali tetap menghantui.

Penyelidikan atas insiden ini masih berlanjut untuk mengungkap motif dibalik serangan berdarah ini serta memastikan keadilan bagi korban.

Para warga Desa Sampali kini menanti hasil dari investigasi pihak berwenang, sembari berharap agar kejadian serupa tidak terulang di masa mendatang. (Tom)

Post navigation

Previous Puluhan Rumah Rusak Di Kecamatan Pantai Labu
Next Paidi Gantung Diri Di Pohon Jambu

Berita Terbaru

Minta Pelindungan Hukum, Kuasa Hukum, Nur Azaddin Datangi Kantor MA di Jakarta

Minta Pelindungan Hukum, Kuasa Hukum, Nur Azaddin Datangi Kantor MA di Jakarta

Juli 17, 2025
Dugaan Pemalsuan Grant Sultan, Kuasa Hukum M.Nur Azaddin Sambangi Satgas Anti Mafia Tanah dan Mabes Polri

Dugaan Pemalsuan Grant Sultan, Kuasa Hukum M.Nur Azaddin Sambangi Satgas Anti Mafia Tanah dan Mabes Polri

Juli 16, 2025
Merasa dirugikan Dengan Surat Grant Sultan Tak Resmi, Azaddin Melalui Kuasa Hukumnya Irsad Lubis Surati Ketua PN Medan

Merasa dirugikan Dengan Surat Grant Sultan Tak Resmi, Azaddin Melalui Kuasa Hukumnya Irsad Lubis Surati Ketua PN Medan

Juni 12, 2025
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.