Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • DELI SERDANG
  • Deliserdang Kabupaten Terbaik Pelaksana GPM Di Sumatera Utara

Deliserdang Kabupaten Terbaik Pelaksana GPM Di Sumatera Utara

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Mendapat penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik Pelaksana Gerakan Pangan Murah (GPM) di Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Untuk peringkat kedua dan ketiga ditempati, Kota Tebing Tinggi dan Kabupaten Langkat.

Penghargaan diserahkan Wakil Gubernur Sumatera Utara (Wagubsu), H Surya BSc kepada Bupati Deliserdang, dr H Asri Ludin Tambunan diwakili Asisten I Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs Zainal Abidin Hutagalung MAP bersama Kepala Dinas (Kadis) Ketahanan Pangan (Ketapang), Rahman Saleh Dongoran SP MSi di Rapat High Level Meeting (HLM) Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) dan Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD) Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (29/8/2025).

Alhamdulillah. Terimakasih Bapak Bupati, Bapak Wakil Bupati, Pak Sekretaris Daerah (Sekda) atas bimbingan dan arahan serta dukungan dalam pelaksanaan GPM di Kabupaten Deliserdang yang bertujuan untuk mengendalikan inflasi daerah. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Deliserdang mendapat penghargaan terbaik I tingkat Provinsi Sumatera Utara. Prestasi ini juga berkat kerja keras dan kerja sama semua pihak yang terkait,” ucap Kadis Ketapang, Rahman Saleh Dongoran SP MSi dalam keterangannya, Sabtu (30/8/2025).

BERITA LAINNYA:  Aci-Lomlom Tanam Bawang Dan Tepung Tawar Benih Padi Di Bangun Purba

Dijelaskan, selama periode Januari sampai Agustus 2025, Pemkab Deliserdang sedikitnya telah melaksanakan 10 kegiatan GPM dengan rincian, tanggal 12 Maret di Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu, dengan komoditi kebutuhan pokok yang dijual/disalurkan sebanyak 2,5 ton; pada 24 Juli 2025 di Desa Tuntungan II dan Desa Lama, Kecamatan Pancur Batu (2 ton); 31 Juli 2025 di Desa Tuntungan II, Kecamatan Pancur Batu (2 ton); 14 Agustus 2025 di Desa Tuntungan I, Kecamatan Pancur Batu (3 ton); pada 14 Agustus 2025 di Desa Helvetia, Kecamatan Sunggal sebanyak 2 ton.

Kemudian, pada GPM di Desa Marindal II, Kecamatan Patumbak, 25 Agustus 2025, sebanyak 3 ton; 27 Agustus 2025 di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Seituan (10 ton); 28 Agustus 2025 di Desa Bandar Khalipah, Kecamatan Percut Sei Tuan (10 ton), 29 Agustus 2025 di Kecamatan Galang (3 ton), dan 30 Agustus 2025 serentak di 22 kecamatan (45 ton). Untuk total keseluruhan sebanyak 82,5 ton.

BERITA LAINNYA:  Ditabrak Pick Up Bermuatan Kecepe, Pengendara RX King Tewas

Sebelumnya, di Rapat HLM TPID dan TP2DD Provinsi Sumatera Utara Tahun 2025 di Aula Raja Inal Siregar, Kantor Gubernur Sumatera Utara, Medan, Jumat (29/8/2025), Wagubsu menyerukan beberapa hal kepada pemerintah kabupaten/kota, antara lain pemerintah kabupaten dan kota untuk fokus pada komoditas utama penyumbang inflasi.

Kedua, perlunya penguatan kolaborasi dan ekosistem hulu hilir. Ketiga, harus ada penguatan dan integrasi data pangan melalui penggunaan teknologi informasi. Sebagau pilot project penerapan sistem monitoring harga dan stok pangan di Provinsi Sumut, adalah Kota Medan, Tebingtinggi, Kabupaten Deliserdang, Karo dan Langkat, sebagai sistem dini harga dan stok pangan.

Selanjutnya, penguatan infrastruktur regulasi digitalisasi dan literasi dan realisasi elektronifikasi ditingkatkan.

BERITA LAINNYA:  Cabor PON-XXI Aceh-Sumut 2024 Asal Kabupaten Deliserdang Dilepas

Di kesempatan tersebut, Deputi Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut, Iman Gunadi menyampaikan, beberapa tantangan dalam pengendalian inflasi di Sumut. Tekanan inflasi di Sumut sebagian besar bersumber dari kenaikan Harga kelompok makanan. Oleh sebab itu ada beberapa fokus utama yang perlu menjadi perhatian terkait hal tersebut.

Pertama, katanya, mengenai kondisi neraca pangan yang sangat dipengaruhi oleh perdagangan antar daerah. Kedua pasokan dan harga beras belum stabil. Ketiga mengenai ekosistem hulu-hilir komoditi pangan belum terbentuk.

Pembentukan ekosistem hulu-hilir komoditas pangan perlu didorong di Sumut,” kata Iman Gunadi.

Turut hadir pada kesempatan itu, Wakil Walikota Tebing Chairil Mukmin Tambunan, Wakil Bupati Dairi Wahyu Daniel Sagala, Wakil Bupati Karo Komando Tarigan, Wakil Bupati Serdang Bedagai Adlin Tambunan, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumut Rudy Hutabarat, dan lainnya. (Tom)

Post navigation

Previous Kejaksaan Negeri Karo Dan BAZNAS Kabupaten Karo Gelar Khitanan Massal Gratis Dalam Rangka HUT ke-80
Next GPM Serentak, Terimakasih Pak Presiden, Pak Gubernur, Dan Pak Bupati

Berita Terbaru

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

April 10, 2026
BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

April 10, 2026
Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.