Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • DELI SERDANG
  • Guru Honor “Tuncik” Siswinya Enam Kali

Guru Honor “Tuncik” Siswinya Enam Kali

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Tuncik sebagian dari iman.” Mungkin ini ungkapan yang cocok di benak si RBG (32), yang berprofesi sebagai guru honor bidang olahraga di salah satu sekolah dasar negeri (SDN) di Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara. RBG melakukan aksi “tuncik” alias memperkosa kepada siswinya sebanyak enam kali, panggil saja Bunga (12).

Informasi yang dikumpulkan wartawan, Rabu (26/2/2025) dari sumber yang layak dipercaya di daerah itu, kejadian “tuncik” itu mulai terjadi di pertengahan Januari 2025 lalu. Ketahuan aksi “tuncik” itu pada Jumat (14/2/2025). Dilaporkan ke polisi pada Sabtu (15/2/2025).

Terbongkarnya aksi “tuncik” itu kepermukaan, karena seorang guru sangat curiga melihat tingkah laku si Bunga. Terlihat uring-uringan. Seperti trauma. Hilang keceriaan si Bunga seperti biasanya.

BERITA LAINNYA:  BAZNAS: Zakat ASN Sesuai Syariat, Non-Muslim Difasilitasi Secara Sukarela

Insting si guru sangat tajam, lantas si gurupun dengan pelan tapi pasti memanggil si Bunga. Si Bunga pun datang dan duduk dengan si guru. Si gurupun bertanya kepada si Bungi. Mengapa Bunga kurang bersemangat. Si Bunga langsung menjawab, aku diperkosa si guru RBG di kamar mandi rumahnya.

Karena si guru mendengar langsung bahasa diperkosa, si guru pun langsung menyuruh guru lain untuk meneruskan pertanyaan kepada si Bunga. Semua aksi bejat si RBG diceritakan si Bunga kepada sang guru.

Singkat cerita, semua murid kelas VI tidak ada yang berani buka mulut. Karena semua murid diancam oleh RBG. Namun isu tuncik tersebut sudah diketahui oleh masyarakat, bahkan kepala Dusun di desa itu.

BERITA LAINNYA:  Tim Terpadu Pemkab Deliserdang Tertibkan Reklame

Walaupun sudah diadukan orangtua si Bunga sudah melaporkan aksi “tuncik” ke polisi dan instansi terkait di Kabupaten Deliserdang, namun tidak ada reaksi untuk menangkap RBG. RBG tidak ditangkap, diduga karena orang tua si Bunga, kategori orang miskin dan tidak punya uang “pelicin,” kata sumber geram.

Informasinya sudah dilakukan konseling dan pendampingan. Sepertinya kasus “tuncik” tersebut mengambang.

Sumber lain mengatakan, “kasihan anak itu bang, sampai enam kali diperkosa di kamar mandi. Selalu diperkosa di kamar mandi rumahnya, agar aksi “tunciknya” tidak diketahui oleh siswa yang lain. Padahal RBG sudah punya istri yang bekerja di salah satu rumah sakit swasta di daerah itu. Lambat kalipun polisi bertindak ya, seharusnya sudah ditangkap itu si RBG. Belum ditangkap,” katanya geram. (Tom).

Post navigation

Previous Rektor IKH: Sentuhan Manusia Tak Tergantikan Oleh Teknologi Dalam Dunia Medis
Next Kaban Kesbangpol Monitor Hilangnya Kepala Desa

Berita Terbaru

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

April 10, 2026
BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

April 10, 2026
Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.