Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • DELI SERDANG
  • Massa AMPK Desak Kejari Periksa Bapenda Deliserdang

Massa AMPK Desak Kejari Periksa Bapenda Deliserdang

Loading

Multi Proaktif. Com – Deliserdang – Puluhan massa dari Aliansi Masyarakat Peduli Keadilan (AMPK) melakukan demo atau unjuk rasa ke Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Dinas Pertanian, Kejaksaan Negeri (Kejari) Deliderdang dan Kantor DPRD Deliserdang, Kamis (5/11/2024)

Massa AMPK dalam orasinya menegaskan agar Dinas Pertanian Kabupaten Deliserdang menyediakan pupuk dan pestisida bagi petani serta menyediakan saluran irigasi dilahan pertanian di Desa Lengau Seprang, Kecamatan Tanjungmorawa, Kabupaten Deliserdang, Sumatera Utara.

Selain itu, massa meminta kepada Kepala Bapenda Deliserdang menjelaskan kenapa pendapatan daerah Deliserdang tidak maksimal. “Meminta agar Kajari Deliserdang memeriksa Kepala Badan pendapatan daerah Deliserdang terkait adanya dugaan pajak penghasilan dari pengusaha-pengusaha Deliserdang baik itu dari perhotelan, pariwisata, hiburan, kuliner bahkan usaha-usaha lainnya yang tidak masuk ke kas daerah,” tegas massa.

Masih dalam orasinya, massa meminta kepada Kepala Dinas Sumber Daya Air Bina Marga dan Bina Konstruksi untuk melanjutkan pengaspalan di Lau Barus Baru. “Meminta kepada anggota DPRD Deliserdang agar mengawasi seluruh anggaran anggaran yang sudah ditetapkan Bupati dan DPRD Deliserdang dan mendorong pembangunan irigasi di lingkungan Spam Kecamatan Tanjungmorawa Tahun 2025,” ujar massa.

BERITA LAINNYA:  Pemkab Deliserdang Terima Bantuan Bencana Dari BMPD Sumut

Usai berorasi di Kantor Bapenda dan Kejari Deliserdang, massa bergerak ke kantor DPRD Deliserdang. Perwakilan massa diterima Misnan Aljawi anggota DPRD Deliserdang dari PPP dan Agustiawan Saragih Wakil Ketua DPRD Deliserdang dari PDIP. Kedua anggota dewan itu menerima aspirasi massa namun ini tidak bisa tuntas hari ini dan akan dibawa dalam rapat dengar pendapat dengan Pemkab Deliserdang. “Bila perlu bapak- ibu yang hadir akan kami undang guna menguatkan tuntutan karena merekalah pemegang keputusan untuk mengeksekutor dilapangan guna menyediakan pupuk dan pestisida bagi petani,” sebutnya.

Selanjutnya massa bergerak ke Dinas Pertanian Kabupaten Deliserdang dan perwakilan massa diterima Sekretaris Dinas Pertanian Mahyudin Siregar.

BERITA LAINNYA:  Multi Proaktif. Com - Deliserdang - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka mengapresiasi dan berterima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, Wali Kota Binjai Amir Hamzah, Bupati Deliserdang, Wakil Wali Kota Binjai, dan Wakil Bupati Langkat, yang telah mendukung dan hadir langsung dalam peluncuran nasional Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI) di Puskesmas Perawatan Tanah Tinggi, Binjai (21/4/2025). Kegiatan ini digelar serentak di seluruh Indonesia dan dipusatkan di Kabupaten Majalengka, Jawa Barat oleh Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, Wihaji. Memimpin kegiatan di luar Pulau Jawa, Isyana menjelaskan bahwa peluncuran GATI bertepatan dengan momen penting dan bagian dari upaya membangun kualitas sumber daya manusia sejak dini melalui penguatan peran keluarga. Perempuan Indonesia adalah sosok yang tangguh dan selama ini memegang peran penting dalam pola pengasuhan anak. Namun dengan GATI, kita ingin mendorong agar para ayah juga terlibat aktif, menjadi pasangan yang kompak dan berperan dalam mendidik serta membesarkan anak-anak dengan pola asuh yang seimbang,” tegasnya. Lebih lanjut, ia juga menekankan bahwa pencapaian visi Indonesia Emas 2045 tidak bisa menunggu, tapi harus dimulai dari sekarang, salah satunya dengan memperkuat peran keluarga sebagai pondasi utama pembangunan manusia Indonesia. Program ini adalah bagian dari cita-cita besar Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Rakka. Kita tidak bisa menunggu 2045, kita mulai sekarang, dari keluarga, agar SDM Indonesia ke depan benar-benar unggul dan siap bersaing,” tambahnya. Dalam kesempatan itu, Ia mengatakan dukungan daerah sangat krusial dan berharap kolaborasi antara pusat dan daerah dapat terus diperkuat demi terciptanya generasi Indonesia yang sehat, cerdas, dan berkarakter. Saya ingin mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya kepada seluruh kepala daerah yang hadir, terutama Pak Gubernur Sumatera Utara dan para kepala daerah dari Binjai, Deliserdang, dan Langkat. Kehadiran mereka membuktikan bahwa kepedulian terhadap pembangunan keluarga adalah komitmen bersama,” pungkasnya. Kegiatan ini juga diwarnai dengan pengukuhan Duta GATI Provinsi Sumatera Utara yakni Bobby Afif Nasution dan Duta GATI Kota Binjai Hasanul Jihadi yakni Wakil Walikota Binjai. Selain GATI, peringatan Hari Kartini juga dijadikan momentum pemecahan rekor MURI atas terselenggaranya Vasektomi serentak oleh Kemdukbangga dengan target sebanyak 2.000 akseptor. Pelaksanaan yang berlangsung dua hari yakni 21-22 April ini mencatatkan target capaian Kabupaten Deliserdang sebanyak 80 akseptor. Deliserdang targetnya 80. Pelayanan vasektomi ini serentak nasional dan gratis. Tentunya kita dari Pemerintah Daerah selalu siap mendukung program-program nasional,” terangnya. (Tom)

Menurut Mahyudin Siregar untuk pupuk subsidi telah diatur dalam Gapoktan dimana Pupuk Subsidi hanya bisa disalurkan kepada petani yang masuk dalam Kelompok Tani dan tidak semua petani bisa menerima pupuk subsidi. Untuk 2024 Kabupaten Deliserdang memiliki 15.890 ton Pupuk NPK dan 20.835 Ton Pupuk Urea dan sampai saat ini kedua jenis pupuk ini belum habis terserap oleh Petani.

“Untuk Irigasi Lengau Seprang itu sejujurnya bukan wewenang kami, tapi itu pun aspirasi dari bapak- ibu akan kami tampung dan kami berikan ke Dinas terkait. Apabila ada warga petani yang belum mendapat pupuk kami bersedia mendampingi bapak- ibu untuk mendapatkan pupuk tersebut,” sebutnya.

Sunardika salah seorang perwakilan massa dan juga anggota kelompok tani Mekar, mengatakan banyaknya keluhan petani untuk menjadi kelompok tani dimana banyak sekali persyaratannya sehingga petani merasa dipersulit.

BERITA LAINNYA:  Tim Era Angkasa Gotong Royong Di Medan Sinembah

Menanggapi hal itu, Mahyudin Siregar mengatakan dari Dinas Pertanian bahwasanya memang semua persyaratan yang disampaikan oleh pemilik kios penyalur pupuk seperti itu karena dikhawatirkan pupuk subsidi tersebut tidak sesuai tersalurkan jadi kalau petani mau melaksanakan dan melengkapi semua persyaratan yang disampaikan oleh Penyalur Pupuk maka petani tidak akan dipersulit menerima pupuk Subsidi.

Banyak petani yang sudah mengajukan permohonan untuk masuk menjadi kelompok tani namun nama – nama tersebut tidak muncul ketika petani mau ambil Pupuk. Kami dari Dinas Pertanian juga sudah mengusulkan ke Kementerian Pertanian untuk membuka aplikasi pendaftaran baru bagi petani,” jawab Mahyudin Siregar.

Usai mendengarkan penjelasan dari Dinas Pertanian, selanjutnya puluhan massa membubarkan diri dan pulang dengan tertib. (Tom)

Post navigation

Previous “GPDI Haleluya Kabanjahe Serahkan Bantuan Speaker Aktif, Dukung Kegiatan Kerohanian Warga Binaan Rutan Kabanjahe”
Next Massa AMPK Desak Kejari Periksa Bapenda Deliserdang

Berita Terbaru

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

Bahas PAD Dan DBH, Bupati Perkuat Sinergi Dengan KPP Pratama Lubukpakam

April 10, 2026
BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

BPS Deliserdang Tetapkan Tiga Desa Di Lubukpakam Sebagai Desa Cantik

April 10, 2026
Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

Kegiatan Edukasi Luar Sekolah SDN 105399 Kulasar Dibatalkan

April 10, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.