![]()
Multi Proaktif.Com – Medan – Wakil Ketua DPRD Sumatera Utara, Sutarto mengatakan, pihaknya meminta Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara untuk mengantisipasi lonjakan harga kebutuhan pokok jelang Ramadan.
Sekretaris DPD PDI Perjuangan Sumut itu menyebut, persoalan rantai pasok, ketersediaan stok serta distribusi sangat berpengaruh pada stabilitas harga di pasar.
la mendorong agar Pemprovsu melakukan monitoring secara rutin ke sejumlah pasar untuk melihat perkembangan harga di tingkat pedagang.
Lonjakan harga karena adanya peningkatan permintaan, sehingga pemerintah harus proaktif mengantisipasi lonjakan harga itu, agar tidak membebani daya beli masyarakat, khususnya di tengah kondisi ekonomi saat ini,” Rabu, (4/2/2026).
Sutarto meminta pengawasan terkait distribusi pangan, dari daerah-daerah sentra pertanian ke seluruh Kota/ Kabupaten di Sumut.
Agar tidak adanya kelangkaan di sejumlah daerah, sehingga harga tetap stabil,” jelasnya.
Sutarto juga meminta pemerintah dan aparat penegak hukum menindak tegas oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok untuk mencari keuntungan.
Kejahatan seperti penimbunan, repacking dan pengoplosan bahan pokok, penyelundupan dan menjual produk tidak sesuai dengan standar mutu atau tidak terdapat izin edar harus kita tindak tegas,” tambahnya.
Menurutnya, pemerintah harus mempersempit ruang spekulan yang biasanya beraksi karena lonjakan permintaan.
Tingginya permintaan menjelang puasa, memicu bermainnya oknum spekulan yang tentu saja harus kita tindak. Maka aparat penegak hukum juga tidak boleh membiarkan hal ini terjadi,” ungkapnya.
Sutarto berharap dalam Bulan Ramadan 3026, masyarakat tak khawatir dalam memenuhi kebutuhan pangan, oleh karena stok cukup dan harga yang stabil di pasar.
Masyarakat kita dapat tenang dalam menjalankan ibadahnya selama ramadan,” pungkasnya. (Irwansyah)
Caption : Sutartob
