Skip to content
Multiproaktif.com

Multiproaktif.com

The Way Of Solution

  • LOGIN
  • BERANDA
  • Headline
    • Internasional
    • Nasional
    • Sumut
      • MEDAN
      • LANGKAT
      • DELI SERDANG
  • Metro
    • Kriminal
    • Hukum
    • Politik
  • Ekonomi
  • Dunia Usaha
  • Kesehatan
  • Sosial Budaya
  • Lifestyle
    • Hiburan
    • Pariwisata
  • Olahraga
  • Home
  • HEADLINE
  • International Conference on Dakwah and Usuluddin 2023 Gubernur Edy Berharap Persaudaraan dengan Malaysia Hadirkan Ilmu Bermanfaat

International Conference on Dakwah and Usuluddin 2023 Gubernur Edy Berharap Persaudaraan dengan Malaysia Hadirkan Ilmu Bermanfaat

Loading

Multi Proaktif.Com – Medan – Gubernur Sumut Edy Rahmayadi berharap hubungan persaudaraan serumpun antara Indonesia dengan Malaysia menghadirkan kebaikan, khususnya ilmu yang bermanfaat bagi umat. Apalagi sebuah pertemuan silaturahmi dalam menguatkan ukuwah dua negara tetangga.

Hal itu disampaikan Gubernur Edy Rahmayadi pada acara International Conference on Dakwah and Usuluddin 2023, Muhibah dan Kuliah Tasawuf bertema Sucikan Hati Jelang Bulan Suci, Pendekatan Tasawuf Islami di Aula RIS Kantor Gubernur, Selasa (28/2). 

Hadir di antaranya Tuan Guru Syaikh Jahid bin Sidek Al-Khalidi dari tarekat Naqsabandiyah Malaysia, Ketua Majelis Wilayah Koprs Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (Kahmi) Sumut Rusdi Lubis, Ustaz Zulfikar Hajar, Ustaz Amiruddin, Ustaz Abdul Latif Khan serta seratusan tamu dari negeri jiran Malaysia.

BERITA LAINNYA:  Multi Proaktif. Com - Binjai - Pengurus Arisan Jurnalis Binjai–Langkat turut menghadiri acara adat Karo "Ngosei" (pemberkatan orang tua) yang digelar di kediaman keluarga sekretaris arisan jurnalis Binjai – Langkat Rismanangin di desa Beguldah Kelurahan Tanah merah Kecamatan Binjai Selatan , Sabtu (12/7/2025). Acara ini berlangsung khidmat dan penuh kekeluargaan, menandai penghormatan terhadap tradisi dan budaya masyarakat Karo. Kehadiran para pengurus dan anggota arisan jurnalis ini menjadi bentuk solidaritas dan dukungan terhadap sesama rekan seprofesi, sekaligus wujud pelestarian adat istiadat di tengah masyarakat modern. Dalam acara tersebut, prosesi adat dijalankan secara lengkap, mulai dari penyambutan tamu, penyerahan "tuak nari", hingga doa-doa adat untuk orang tua yang menerima upacara "ngosei". Ketua Arisan Jurnalis Binjai - Langkat, Sahrul Akbar , mengungkapkan rasa bangga dan apresiasinya atas undangan yang diberikan. "Kami merasa terhormat bisa hadir dan menyaksikan langsung kekayaan budaya Karo. Ini bukan hanya ajang silaturahmi, tapi juga pelajaran berharga tentang pentingnya menghormati orang tua dan leluhur," ujarnya. Sekretaris Arisan Jurnalis Binjai- Langkat Rismanangin menjelaskan Ngosei orang tua secara arti umumnya adalah mengganti pakaian, namun mengganti pakaian merupakan konotasi dari ungkapan rasa syukur kedua orang tua terhadap anak-anaknya yang telah menikah semua. Kedua orang tua berharap agar kesialan dan musibah seperti penyakit dan lainnya tidak menimpa ke anak-anak maupun ke cucunya. Prosesinya meliputi, kedua orangtua dimandikan oleh anak-anaknya ketika matahari belum terbit. Saat dimandikan oleh anaknya-anaknya, saat itulah orang tua sudah merasa pasrah dan siap jika suatu hari nanti mereka akan dipanggil oleh Sang Maha Kuasa. Selanjutnya, kedua orang tua dipakaikan baju yang bagus dan didudukkan berdua seperti layaknya sepasang pengantin yang akan menikah. Acara sakral Ngosei dihadiri oleh anak, cucu, keluarga istri (kalimbubu), dan kerabat lainnya. Lalu anak cucu satu persatu menyuapi kedua orangtua mereka, yang bermakna bahwa mungkin saja itu suapan terakhir kepada orang tua mereka. Tentu saja hal ini dapat membuat isak tangis sang anak, maupun kedua orang tua di saat proses acara sakral tersebut. Acara ditutup dengan makan bersama dan ramah tamah antar keluarga serta tamu undangan. Suasana kekeluargaan kian terasa, mempererat hubungan antar jurnalis di wilayah Binjai dan Langkat. Dengan kehadiran mereka, Arisan Jurnalis Binjai–Langkat tidak hanya menunjukkan kekompakan dalam organisasi, tapi juga semangat menjunjung tinggi nilai-nilai budaya lokal yang masih sangat relevan hingga kini. Pengurus dan anggota arisan jurnalis Binjai – Langkat yang hadir yakni.Ketua Sahrul Akbar, Sekretaris Rismanangin, Bendahara Ria Hasibuan , Siti Andayani, Desy Yolanda, Erna, Zul Hamid , Rike, Mhd.Irwin Siregar, Ahmad, Vivi Astuuti dan pengurus lainnya (Sahrul/Kabiro)

Dalam sambutannya, Gubernur menyambut para tamu dengan ucapan Ahlan wa Sahlan sebagai tanda hormat selaku tuan rumah. Menurutnya antara dua negara tetangga yakni Indonesia dan Malaysia sejatinya merupakan bangsa yang serumpun yakni Melayu. Apalagi Sumut yang jaraknya dekat dengan negeri jiran itu.

Ombak yang datang bawa berita. Di dalam ombak dikirim pesan, bukanlah jauh selat Malaka. Hanya sebatas jarak pandangan,” ucapan Gubernur dengan pantun sebagai tanda selamat datang.

Dari pertemuan tersebut Gubernur menilai bahwa selain silaturahmi, konferensi itu juga dapat menghadirkan ilmu yang bermanfaat bagi semua. Sehingga ia berharap persaudaraan yang terjalin selama ini akan terus terpelihara dengan baik.

Saya hampir tak tahu bedanya, mana orang Indonesia dan mana orang Malaysia. Karena kita ini masih serumpun. Artinya kita dahulunya masih bersatu. Begitu masuk colonial (penjajahan), jadi memisahkan kita tetapi kita tetap bersaudara,” sebutnya.

BERITA LAINNYA:  Dua Sepedamotor "Laga Kambing," Satu Tewas Tiga Luka

Terkait konferensi tersebut Gubernur mengatakan bahwa ada banyak terapan ilmu tasawuf di Indonesia. Bagaimana seseorang bisa lebih mendekatkan diri kepada Sang Khalik, serta mulai meninggalkan kepentingan duniawi. Namun kesemuanya itu merupakan langkah jihad untuk memperkuat Agama Allah.

Saya sangat berharap panggilan untuk persatuan umat dalam rangka menegakkan jalan Allah ini yang sangat saya harapkan. Dan bagaimana kita saling bertukar fikiran. Sekali lagi selamat datang,” katanya.

Sementara Ketua MW Kahmi Sumut Rusdi Lubis menyampaikan terima kasih kepada Gubernur yang telah memfasilitasi kegaitan konferensi antar negara tersebut. Setidaknya ada 160 orang dari Malaysia yang hadir di acara itu.

Semoga atas kehadiran mereka, kita mendapat keberkahan di kemudian hari. Sebagaimana pesan hadits yang kita kejar adalah bagaimana menjadi sukses dan bermanfaat. Sebab sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia. Ayo kita mencari manfaat dari sini, termasuk mencari pemimpin,” pungkasnya.

BERITA LAINNYA:  Jelang Libur Lebaran, Gubernur Sumut Bobby Nasution Periksa Kesiapan Kapal Penumpang Di Danau Toba

Usai sambutan Gubernur pun bertukar cendera mata dengan Tarekat Naqsabandiyah Malaysia. Selain itu juga ada penyerah buku tafsir insfirasi kepada para tamu undangan yang hadir dan dilanjutkan makan bersama. ( DS ).

Post navigation

Previous Pemilihan Hotel Kegiatan Penyusunan Naskah Akademik, Urgensi dan Kebijakan Ditentukan Masing Masing Tim Pelaksana Kegiatan
Next International Conference on Dakwah and Usuluddin 2023 Gubernur Edy Berharap Persaudaraan dengan Malaysia Hadirkan Ilmu Bermanfaat

Berita Terbaru

CSR PT Socfindo Gandeng Pemerintah Kecamatan Perbaiki Jalan Penghubung 3 Desa

CSR PT Socfindo Gandeng Pemerintah Kecamatan Perbaiki Jalan Penghubung 3 Desa

Juni 16, 2026
CSR PT Socfindo Gandeng Pemerintah Kecamatan Perbaiki Jalan Penghubung 3 Desa

CSR PT Socfindo Gandeng Pemerintah Kecamatan Perbaiki Jalan Penghubung 3 Desa

Juni 16, 2026
Lahan Sengketa Di Simalingkar B Diduga Ditanami Meski Berstatus Status Quo, Penggugat Soroti Aktivitas Di Lokasi

Lahan Sengketa Di Simalingkar B Diduga Ditanami Meski Berstatus Status Quo, Penggugat Soroti Aktivitas Di Lokasi

Juni 3, 2026
  • Tentang Kami
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber
  • Masuk/Login
Copyright © 2024 | DarkNews by AF themes.